for PDF => download
Rabu, 27 Mei 2020
Kamis, 21 Mei 2020
COVER CV BERKUALITAS BUAT PARA PENCARI KERJA
CV Standart
HAI JOBSEEKER...
Berikut ini cotntoh CV standar buat menarik perhatian HRD ;
Buat kamu yg butuh dan mau templte CV tersebut, bisa email ke crdicky70@gmail.com atau
WA ke no 085362132797
Rabu, 18 Maret 2020
PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI
PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI
Nama : Aditya Mulia Sembiring
NIM : 130304003
Judul Skripsi : Faktor – faktor yang mempengaruhi curahan waktu kerja karyawan di …………………..
Identifikasi Masalah :1. Bagaimana pengaruh faktor tingkat umur, jumlah tanggungan keluarga, tingkat upah, luas lahan, tingkat pendidikan, dan tingkat pengalaman terhadap curahan waktu kerja karyawan di lokasi penelitian?
2. Faktor manakah yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap curahan waktu kerja karyawan di lokasi penelitian?
Disetujui Oleh:
Komisi Pembimbing
Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II
( ) ( )
TANAMAN KOPI
TANAMAN KOPI
Tanaman kopi termasuk dalam Kingdom Plantae, Sub kingdom Tracheobionta,Super
divisi Spermatophyta, Divisi Magnoliophyta, Class Magnoliopsida/Dicotyledons,
Sub class Asteridae, Ordo Rubiales, Famili Rubiaceae, Genus Coffea, Spesies Coffea
arabica L. Di dunia perdagangan dikenal beberapa golongan kopi, tetapi yang paling
sering dibudidayakan hanya kopi arabika, robusta, dan liberika. Pada umumnya,
penggolongan kopi berdasarkan spesies, kecuali kopi robusta. Kopi robusta bukan nama
spesies karena kopi ini merupakan keturunan dari beberapa spesies kopi, terutama
Coffea canephora.
divisi Spermatophyta, Divisi Magnoliophyta, Class Magnoliopsida/Dicotyledons,
Sub class Asteridae, Ordo Rubiales, Famili Rubiaceae, Genus Coffea, Spesies Coffea
arabica L. Di dunia perdagangan dikenal beberapa golongan kopi, tetapi yang paling
sering dibudidayakan hanya kopi arabika, robusta, dan liberika. Pada umumnya,
penggolongan kopi berdasarkan spesies, kecuali kopi robusta. Kopi robusta bukan nama
spesies karena kopi ini merupakan keturunan dari beberapa spesies kopi, terutama
Coffea canephora.
Berikut ini penjelasan dari bagian-bagian tanaman kopi:
- BUNGA TANAMA KOPI
Pada umumnya, tanaman kopi berbunga setelah berumur sekitar
dua tahun. Bunga kopi berukuran kecil. Mahkota berwarna putih dan
berbau harum. Kelopak bunga berwarna hijau. Bunga tersusun dalam kelompok,
masing-masing terdiri dari 4-6 kuntum bunga. Tanaman kopi yang sudah cukup dewasa
dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga. Bila bunga sudah dewasa,
kelopak dan mahkota akan membuka, kemudian segera terjadi penyerbukan. Setelah itu
bunga akan berkembang menjadi buah.
dua tahun. Bunga kopi berukuran kecil. Mahkota berwarna putih dan
berbau harum. Kelopak bunga berwarna hijau. Bunga tersusun dalam kelompok,
masing-masing terdiri dari 4-6 kuntum bunga. Tanaman kopi yang sudah cukup dewasa
dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga. Bila bunga sudah dewasa,
kelopak dan mahkota akan membuka, kemudian segera terjadi penyerbukan. Setelah itu
bunga akan berkembang menjadi buah.
- BUAH TANAMAN KOPI
Buah kopi terdiri dari daging buah dan biji. Daging buah terdiri dari tiga
bagian yaitu lapisan kulit luar (eksokarp), lapisan daging buah (mesokarp),
dan lapisan kulit tanduk (endokarp) yang tipis, tetapi keras. Buah kopi yang muda
berwarna hijau, tetapi setelah tua menjadi kuning dan kalau masak warnanya
menjadi merah. Besar buah kira-kira 1,5 x 1 cm dan bertangkai pendek. Pada
umumnya buah kopi mengandung dua butir biji, biji tersebut mempunyai dua
bidang, bidang yang datar (perut) dan bidang yang cembung (punggung).
Tetapi ada kalanya hanya ada satu butir biji yang bentuknya bulat panjang yang
disebut kopi "lanang". Kadang- kadang ada yang hampa, sebaliknya ada pula yang
berbiji 3-4 butir yang disebut polysperma.
bagian yaitu lapisan kulit luar (eksokarp), lapisan daging buah (mesokarp),
dan lapisan kulit tanduk (endokarp) yang tipis, tetapi keras. Buah kopi yang muda
berwarna hijau, tetapi setelah tua menjadi kuning dan kalau masak warnanya
menjadi merah. Besar buah kira-kira 1,5 x 1 cm dan bertangkai pendek. Pada
umumnya buah kopi mengandung dua butir biji, biji tersebut mempunyai dua
bidang, bidang yang datar (perut) dan bidang yang cembung (punggung).
Tetapi ada kalanya hanya ada satu butir biji yang bentuknya bulat panjang yang
disebut kopi "lanang". Kadang- kadang ada yang hampa, sebaliknya ada pula yang
berbiji 3-4 butir yang disebut polysperma.
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA) SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU TAHUN PELAJARAN 2019/2020/ Bahasa Inggris
|
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA)
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
|
|
Petunjuk : 1. Untuk Soal PG , Berilah tanda Silang (x) salah satu jawaban
yang paling benar pada Lembar jawaban
2.
Untuk Essay, tuliskan jawaban yang jelas.
|
|
Mata Pelajaran
|
KELAS
IX
|
|
Bahasa Inggris
|
|
|
Hari : Selasa
Tanggal : 17 Maret 2020
Pukul : 09.45 – 11.45
|
|
KLIK DI SINI
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA) SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU TAHUN PELAJARAN 2019/2020/ Matematika
|
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA)
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
|
|
Petunjuk : 1. Untuk Soal PG , Berilah tanda Silang (x) salah
satu jawaban yang paling benar pada Lembar jawaban
2.
Untuk Essay, tuliskan jawaban yang jelas.
|
|
Mata Pelajaran
|
KELAS
IX
|
|
Matematika
|
|
|
Hari :
Rabu
Tanggal : 18 Maret 2020
Pukul : 09.45 – 11.45 Wib
|
|
KLIK DI SINI
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA) SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU TAHUN PELAJARAN 2019/2020 / Prakarya
|
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA)
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
|
|
Petunjuk : 1. Untuk Soal PG , Berilah tanda Silang (x) salah
satu jawaban yang paling benar pada Lembar jawaban
2.
Untuk Essay, tuliskan jawaban yang jelas.
|
|
Mata Pelajaran
|
KELAS
IX
|
|
Prakarya
|
|
|
Hari :
Rabu
Tanggal :18 Maret 2020
Pukul : 07.30 – 09.30 Wib
|
|
KLIK DI SINI
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA) SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU TAHUN PELAJARAN 2019/2020/ Seni Budaya
|
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA)
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
|
|
Petunjuk : 1. Untuk Soal PG , Berilah tanda Silang (x) salah
satu jawaban yang paling benar pada Lembar jawaban
2.
Untuk Essay, tuliskan jawaban yang jelas.
|
|
Mata Pelajaran
|
KELAS
IX
|
|
Seni Budaya
|
|
|
Hari :
Selasa
Tanggal : 17 Maret 2020
Pukul : 07.30 – 09.30 Wib
|
|
KLIK DI SINI
SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2019/2020 SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU / PEND.AGAMA ISLAM
|
SOAL UJIAN SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
|
|
|
Petunjuk : 1. Untuk Soal PG , Berilah tanda Silang (x) salah satu jawaban yang paling benar pada Lembar jawaban
2. Untuk Essay,
tuliskan jawaban yang jelas.
|
|
Mata Pelajaran
|
KELAS
IX
|
|
PEND.AGAMA ISLAM
|
|
|
Hari :
Senin
Tanggal : 16 Maret 2020
Pukul : 09.45 – 11.45S Wib:
|
|
KLIK DI SINI
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA) SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU TAHUN PELAJARAN 2019/2020/ Pendidikan Kewarganegaraan
SOAL UJIAN SEKOLAH (BERSAMA)
SMP NEGERI 1 TELUK MENGKUDU
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
|
Mata Pelajaran
|
Pendidikan Kewarganegaraan
|
LIHAT DI SINI KLIK
Rabu, 07 Januari 2015
Kamis, 02 Januari 2014
prasasti di indonesia
Prasasti Ciaruteun bergoreskan aksara Pallawa yang
disusun dalam bentuk seloka bahasa
Sanskerta dengan metrum Anustubh yang terdiri dari tiga baris
dan pada bagian bawah tulisan terdapat pahatan gambar umbi dan sulur-suluran
(pilin), sepasang telapak kaki dan laba-laba.
Prasasti Kebonkopi I Terdapat hal yang
menarik dalam prasasti yang ditemukan di Kampung Muara Hilir, Cibungbulang. Hal
yang tersebut adalah adanya dua tapak kaki gajah yang disamakan seperti tapak
kaki gajah Airawata. Prasasti ini juga berirama anustubh, namun
huruf-hurufnya lebih kecil dibandingkan prasasti yang lain. Tulisan-tulisan
dalam prasasti sudah agak kabur sehingga sulit diterjemahkan dan maknanya sulit
diungkapa.
Prasasti Jambu terdiri dari dua baris aksara
Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa
Sanskerta dengan
metrum Sragdhara. Pada batu prasasti ini juga terdapat pahatan gambar sepasang
telapak kaki yang digoreskan pada bagian atas tulisan tetapi sebagian amvar
telapak kaki kiri telah hilang karena batu bagian ini pecah.
Prasasti ini menyebutkan nama raja
Purnnawarmman yang memerintah di negara Taruma. Prasasti ini tanpa angka tahun
dan berdasarkan bentuk aksara Pallava yang dipahatkannya (analisis
Palaeographis) diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-5 Masehi.
Prasasti Tugu bertuliskan aksara
Pallawa yang disusun
dalam bentuk seloka bahasa
Sanskerta dengan
metrum Anustubh yang teridiri dari lima baris melingkari mengikuti bentuk
permukaan batu. Sebagaimana semua prasasti-prasasti dari masa Tarumanagara
umumnya, Prasasti Tugu juga tidak mencantumkan pertanggalan. Kronologinya
didasarkan kepada analisis gaya dan bentuk aksara (analisis palaeografis).
Berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa prasasti ini berasal dari
pertengahan abad ke-5 Masehi. Khusus prasasti Tugu dan prasasti Cidanghiyang
memiliki kemiripan aksara, sangat mungkin sang pemahat tulisan (citralaikha
> citralekha) kedua prasasti ini adalah orang yang sama.
Dibandingkan prasasti-prasasti dari
masa Tarumanagara lainnya, Prasasti Tugu merupakan prasasti yang terpanjang
yang dikeluarkan Sri Maharaja Purnawarman.
Prasasti ini dikeluarkan pada masa pemerintahan Purnnawarmman pada tahun ke-22
sehubungan dengan peristiwa peresmian (selesai dibangunnya) saluran sungai
Gomati dan Candrabhaga.
Prasasti Tugu memiliki keunikan yakni
terdapat pahatan hiasan tongkat yag pada ujungnya dilengkapi semacam trisula.
Gambar tongkat tersebut dipahatkan tegak memanjang ke bawah seakan berfungsi
sebagai batas pemisah antara awal dan akhir kalimat-kalimat pada prasastinya.
Prasasti Pasir Awi dan Prasasti Muara CiantenKedua prasasti ini sama-sama
menggunakan huruf ikal yang sampai saat ini belum dapat dibaca. Sama seperti
prasasti Ciaruteun, kedua prasasti ini juga ada gambar telapak kaki.
Prasasti LebakDitemukan di Lebak, di pinggir Sungai Cidanghiang, Kecamatan
Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa,
terdiri dari dua baris huruh yang merupakan satu sloka dalam metrumanustubh.
Isi dari prasasti ini merupakan pujian kepada Purnawarman sebagai panji seluruh
raja, keberanian, keagungan, dan keperwiraan sesungguhnya dari seluruh raja
dunia.
Langganan:
Komentar (Atom)



